Presiden Joko Widodo kembali buka suara terkait kasus tewasnya Brigadir J di kediaman Kepala Divisi Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo. Di sela kunjungan kerjanya ke Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, Jokowi meminta pengusutan tuntas kasus ini. <br /><br />“Sudah saya sampaikan usut tuntas. Buka apa adanya. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” kata Kepala Negara. Pada pekan lalu, ia mengatakan proses hukum harus dilakukan atas kejadian tersebut. <br /><br />Pengusutan itu, menurut dia, penting agar masyarakat tidak ragu dalam menyikapi kasus Brigadir J. Penanganan kasus yang terbuka dan tuntas menjadi jawaban untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. <br /><br />Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tewas di rumah Ferdy Sambo. Polisi, dalam keterangan persnya, menyebut ia tewas dalam baku tembak dengan ajudan Sambo lainnya, yaitu Bharada E.<br /><br />Namun, pihak keluarga Brigadir J menolak keterangan tersebut. Pasalnya, jenazah Brigadir J penuh luka. Termasuk luka sayat, tembak, dan jerat. Tim kuasa hukum keluarga telah melaporkan hal ini ke pihak polisi dengan dugaan adanya pembunuhan berencana. <br /><br />======================================================<br /><br />Mulai Sekarang #KalauBicaraPakaiData<br /><br />Pantau dan Subscribe Katadata Indonesia.<br /><br />Official Website : https://katadata.co.id/<br />Youtube : https://www.youtube.com/c/KatadataIndonesia<br />Instagram : https://www.instagram.com/katadatacoid<br />Facebook : https://www.facebook.com/katadatacoid
